Banner 468x70 pxl

Tips Bisnis

Published on May 26th, 2015 | by Dany Rudiyan

Menentukan Pilihan Sebagai Karyawan, Pebisnis, dan Investor

Ketika anda membutuhkan penghasilan… maka carilah pekerjaan, jadilah karyawan. Kerjakan pekerjaannya.

Ketika anda butuh meningkatkan penghasilan, tidak mau tergantung orang lain… maka bangunlah bisnis. Kerjakan bisnisnya.

Ketika anda sudah mempunyai kekayaan diluar biaya hidup normal dan biaya cadangan… maka bolehlah anda berinvestasi. Beli/ikut bisnis orang lain. Analisa bisnisnya, evaluasi, dan lakukan investasi bisnis.

Tetapi banyak orang tidak sabar.
Banyak orang tidak paham.
Banyak orang mau jalan pintas.
Banyak orang bermimpi besar, tapi TIDAK pernah bangun.
Banyak orang MALAS.

Pada saat jadi pengangguran, butuh uang untuk biaya hidup, kok malah kepingin bangun bisnis.
Masih pengangguran, butuh kerja, butuh penghasilan, kok malah mau bangun bisnis MLM.
Kecuali masih bujangan, belum ada keluarga, belum ada biaya hidup, mungkin tidak terlalu masalah.
Apa karena teriming-iming penghasilan besar? Penghasilan raksasa?
Bisnis apapun, termasuk bisnis MLM, butuh 1-2 tahun baru menghasilkan “cash-flow” yang memadai.

Perusahaan “biasa/konvensional” akan mengambil “resiko” menggaji anda sebagai pegawai, minimal dalam 3 bulan pertama.
Bila kinerja anda jauh melampaui target, maka perusahaan untung besar karena gaji anda tidak banyak berubah. Tapi bila kinerja anda tidak mencapai target, maka resiko “rugi” ada di perusahaan (dengan tetap ada ancaman PHK tentunya).

Bila anda bekerja di perusahaan “biasa”, dalam 1-2 bulan pertama tidak cocok, tinggal cari pekerjaan baru di perusahaan baru.
Tapi bila anda “membangun bisnis”, apakah masuk akal bila dalam 1-2 bulan saja sudah merasa tidak cocok, lalu kemudian cari “bisnis” baru lagi?

Ada yang lebih parah lagi, masih pengangguran atau masih butuh penghasilan, malah kepinginnya berinvestasi.
Mengapa?
Kepingin seperti “gaya orang super kaya”, yaitu “ongkang kaki, duit mengalir masuk terus”.
MALAS jadi pengawai, katanya… tidak ada masa depan (katanya lagi).
MALAS membangun bisnis, katanya… tidak punya ketrampilan, tidak pintar omong, tidak mau ajak-ajak orang (katanya lagi).
Jadi… mendingan “investasi” saja (katanya lagi)

Tidak ada yang salah dengan investasi sebenarnya.

Jadi yang salah apanya?

YANG SALAH: NGIMPI-NYA!!
Modal investasi Rp 100 ribu, kepinginnya jadi 10 juta! (maunya dalam hitungan bulan lagi!)
Modal investasi Rp 1 juta, kepinginnya jadi 100 juta! (jangan lama-lama yaa… 3 bulan saja bisa??!!)

LOGIKA SEDERHANA: Bila dengan skema investasi 1 juta bisa menjadi 100 juta (dalam 1 tahun misalnya), maka berarti YANG MELAKUKAN BISNIS (pihak yang anda “titipkan” uang anda) HARUS MAMPU mengubah 1 juta menjadi 200 atau 300 juta (baru yang 100 juta bisa dibagikan ke anda).

Mari direnungkan lagi dengan kepala dingin.

Kesimpulannya?

Tanya diri anda sendiri. Butuh apa saat ini?
Ingat, tidak semua orang butuh/mampu membangun bisnis (saat ini).
Tidak semua orang butuh/mampu berinvestasi (saat ini).

Bila saat ini anda sedang kehilangan pekerjaan, bisnis bangkrut, tidak punya tabungan, butuh penghasilan dengan cepat… CARILAH PEKERJAAN, JADILAH PEGAWAI!

Mungkin ada teman anda yang menawarkan “peluang bisnis” dengan sejuta janji-janji.
Yang terpenting ANALISA KEMBALI DIRI anda SENDIRI, apakah anda punya “waktu” untuk itu. Bukankah segenap “waktu” anda sebaiknya difokuskan untuk menyelesaikan dahulu prioritas pertama anda saat ini, yaitu “mendapatkan pekerjaan/penghasilan”?

INGATLAH: Teman anda sedang “membangun bisnis dia sendiri”. Jadi “waktu anda” adalah daya ungkit “bagi teman anda”. Untuk itulah dia mengajak anda masuk ke bisnisnya, agar “akumulasi daya ungkit waktu” bisnis teman anda semakin besar.

Tidak ada yang salah bila anda memang sudah siap. Yang salah bila anda tidak siap dan MALAH TERPECAH FOKUS anda.

FOKUS selalu membawa keberhasilan. Bahkan dalam mencari pekerjaan sekali pun, HARUS TETAP FOKUS!
Toh 6 bulan lagi, setelah penghasilan anda lumayan “aman”, anda tetap bisa memulai bisnis anda sendiri.

Sudah bisa menentukan pilihan kira-kira anda sebaiknya memilih sebagai apa? Saran saya ikutilah step/tahapan sesuai gambar artikel ini, tapi semua tergantung kondisi anda saat ini, tentukan pilihan yang tepat dan fokus pada pilihan anda tersebut.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda, sukses ya.. 🙂

Tags: ,


About the Author

adalah seorang Internet Marketer Indonesia yang berpengalaman sejak 2012. Bisnis yang dijalankan diantaranya Affiliate Marketing, PPC, E-commerse Toko Online, SEO, Web Training dan Product Creation. Selain itu juga sebagai pengusaha yang berkecimpung di Usaha Kuliner, Percetakan, Desain, Fotokopi, dan Fashion.



Back to Top ↑
  • Dapatkan Ebook GRATIS ! "RAHASIA SUKSES"


  • Join BeBOS Community
  • Pusatnya Panduan Sukses Para Pebisnis
  • toko buku online, buku panduan bisnis, buku bisnis pilihan
  • bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
  • Kategori