Banner 468x70 pxl

Marketing

Published on August 26th, 2015 | by Dany Rudiyan

Keuntungan Mengikuti Pameran Bisnis dan Bazar

Pameran bisnis di pusat keramaian menjadi ajang promosi yang efektif. Pasalnya, event pameran bisnis umumnya ramai dipadati pengunjung, baik yang sekedar untuk melihat-lihat atau memang ingin mencari suatu produk. Apalagi di akhir pekan seperti hari Sabtu dan Minggu, biasanya pengunjung tambah ramai berjejalan.

Mengutip dari Small Bussiness Admisnistration (SBA) Amerika Serikat, ada beberapa manfaat mengikuti pameran dan bazar sebagai peserta, antara lain:

  1. Mendapatkan Calon Pembeli (Sales Leads)
    Melalui pameran ini, Anda (pemilik usaha) bisa mengenalkan produk Anda kepada pengunjung pameran. Meski pameran hanya berlangsung beberapa hari saja, peluang melebarkan sayap bisnis terbuka lebar. Kemungkinan tindak lanjut seperti pertambahan jumlah pelanggan baru serta order yang otomatis bertambah amat mungkin terjadi. Hal ini bisa berdampak sangat besar terutama jika Anda memiliki produk atau merek yang baru dan belum banyak dikenal oleh masyarakat.
  2. Menghasilkan Transaksi Selama Pameran
    Selama pameran berlangsung, Anda bisa mengoptimalkan jumlah transaksi penjualan dengan berbagai cara. Misalnya dengan memberikan diskon, kupon hadiah, hingga bonus menarik lainnya. Sebagai contoh, Sarah Beekmans, produsen aksesoris untuk wanita bisa menghasilkan penjualan hingga Rp.40 juta dalam satu hari pameran berlangsung.
  3. Meningkatkan Image dan Visibilitas
    Namanya juga pameran, ajang memamerkan produk usaha Anda. Di ajang ini, produk Anda dilihat oleh ribuan pasang mata pengunjung pameran tersebut. Ini kesempatan emas untuk mem-branding image produk usaha Anda. Dengan begitu, awareness di benak pengunjung akan mudah tertanam. Visual adalah aspek penting untuk diperhatikan.
  4. Membidik Audiens Khusus
    Saat ini, pameran atau bazar semakin memiliki tema yang khusus. Pameran tematik seperti otomotif, kerajinan, hingga mainan dan komik, semakin rutin diadakan setiap tahun. Disini Anda bisa “numpang riset” audiens yang datang. Misalnya pameran yang berbau hobi atau mainan, tentunya yang datang akan kebanyakan keluarga, atau laki-laki dewasa yang mengkoleksi mainan. Disini jika misalnya Anda menjual makanan, Anda bisa langsung menilai apakah audiens yang datang akan cocok untuk produk Anda tau tidak. Demikian juga jika Anda menjual kaos, apakah kaos Anda akan cocok dengan tema pameran? Walaupun produk yang Anda jual tidak sesuai dengan tema acara, namun Anda bisa saja audiens yang datang ke acara tersebut cocok dengan target pasar Anda. Apalagi jika memang produk Anda “nyambung” dengan tema utama pameran, tentunya lebih bagus lagi.
  5. Memperbaiki Efektifitas dan Efisiensi Berbagai Upaya Marketing
    Sudah baguskah merek Anda? Sudah menarik kah desain logo Anda? Bagaimana dengan warna yang Anda gunakan? Apakah semua itu sudah menarik target pasar yang tepat? Saat sedang mengikuti pameran, Anda ibarat menebar jala di laut. Siapa yang datang ke stan Anda adalah ikan yang terjaring. Ini juga sekaligus survey langsung sejauh mana efeketifitas dan efisiensi strategi marketing bisnis Anda selama ini. Jika sudah ketemu bagian mana yang perlu diperbaiki, segera berinovasi dengan strategi yang baru.
  6. Menambah Jejaring
    Pameran besar yang sudah tersohor bak magnet yang mengundang semua pihak yang terkait dengan insustri itu, mulai dari pemasok, pinsipal, distributor, investor, lembaga riset, media, dan tentu saja pelanggan. Ini peluang untuk memperluas kemitraan, siapa tahu bisa bekerjasama di masa mendatang. Event merupakan media marketing yang amat kuat. Karenanya pameran juga cocok walaupun merek Anda sudah cukup lama, siapa tahu bisa menjaring mitra untuk membuka cabang baru usaha Anda.
  7. Mengenal Potensi Pesaing
    Pameran biasanya diikuti banyak pelaku usaha. Berarti, tidak hanya Anda saja, tapi juga pelaku usaha sejenis yang notabene pesaing Anda. Melalui pameran ini, Anda bisa sekaligus menjaring informasi tentang pesaing, seperti harga produk, produk unggulan, peralatan yang digunakan. Atau sekadar mengetahui sejauh mana perkembangan bisnis mereka.
  8. Kemungkinan Efek Viral
    Pameran juga sering dijadikan ajang untuk membuat merek Anda menjadi viral atau menyebar dengan cepat di social media dan dibicarakan banyak orang. Contohnya, Anda bisa membuat background yang unik agar pengunjung Anda bisa berfoto dan meng-upload nya ke Instagram, atau membuat promosi khusus yang meng-upload foto ke Instagram akan mendapat diskon, atau banyak lagi. Gunakan imajinasi Anda, manfaatkan momentumnya.
  9. Belajar Dari Pembeli Anda Secara Langsung
    Untuk saya pribadi, pameran adalah salah satu cara terbaik untuk mem-validasi ide bisnis atau produk yang saya jual. Disinilah saatnya kita bisa ngobrol langsung dengan pembeli atau pengunjung yang tertarik. Disini kita akan belajar kenapa orang tidak jadi membeli? Kenapa mereka membeli merek kompetitor? Apa pendapat pembeli mengenai produk kita? Dimana kurangnya? Dan banyak pertanyaan lain akan terjawab saat berbicara langsung dengan pembeli dalam pameran, baik seacara langsung maupun tidak.

Memang, seringkali biaya keikutsertaan di pameran tidak murah. Tapi, kalau melihat peluang bisnis yang bisa diraih setelah mengikuti pameran, sepertinya cara ini layak dicoba, terutama bagi Anda yang baru mulai membuka usaha.

Semoga Tip Bisnis ini bisa bermanfaat untuk anda 🙂

Tags: , , , , ,


About the Author

adalah seorang Internet Marketer Indonesia yang berpengalaman sejak 2012. Bisnis yang dijalankan diantaranya Affiliate Marketing, PPC, E-commerse Toko Online, SEO, Web Training dan Product Creation. Selain itu juga sebagai pengusaha yang berkecimpung di Usaha Kuliner, Percetakan, Desain, Fotokopi, dan Fashion.



Back to Top ↑
  • Dapatkan Ebook GRATIS ! "RAHASIA SUKSES"


  • Join BeBOS Community
  • Pusatnya Panduan Sukses Para Pebisnis
  • toko buku online, buku panduan bisnis, buku bisnis pilihan
  • bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
  • Kategori