Banner 468x70 pxl

Web & Blog

Published on May 25th, 2015 | by Dany Rudiyan

4 Aspek Desain Website yang Menjual

Ketika Anda berbicara dengan orang lain, apa yang dapat Anda lakukan agar mereka tertarik dengan topik yang Anda sampaikan? Bersuara jelas tanpa harus berteriak, fokus pada apa yang ingin Anda sampaikan, serta membuat gestur yang menunjukkan sikap percaya diri sudah menjadi rahasia umum akan hal ini. Lalu bagaimana bila Anda mencoba memikat orang-orang melalui media yang tidak memungkinkan Anda untuk berkomunikasi secara lisan? Tentu Anda tidak dapat melakukannya persis demikian.

Di website, Anda perlu mengkomunikasikan apa yang Anda miliki secara pasti dan akurat melalui desain. Dari desain ini pula pengunjung dapat memberikan penilaian apakah perusahaan Anda layak bekerjasama dengan mereka atau tidak. Oleh karena itu, memiliki desain website yang buruk bisa jadi bumerang bagi Anda sendiri karena dapat berdampak negatif pada citra bisnis Anda.

Kami sering mendengar cerita pemilik bisnis yang mengeluh website mereka tidak efektif untuk penjualan. Apa penyebabnya? Setelah dicek, rupanya website mereka dibuat tanpa ada tujuan jelas sehingga terlihat asal-asalan. Kami yakin Anda tidak ingin memiliki website yang buruk. Oleh karena itu, kami ingin sedikit berbagi ulasan mengenai lima aspek utama desain website yang menjual di bawah ini. Anda dapat menggunakannya sebagai pertimbangan dalam membuat website sendiri, ataupun sebagai bahan inspirasi website impian Anda. Selamat membaca!

1. Kesan Pertama Begitu Menggoda

Pernahkah Anda masuk ke sebuah halaman website dan lekas menutup tab browser karena Anda tidak tertarik dan langsung menuju ke tempat lain? Saat itulah kesan pertama bekerja, bahkan ketika Anda belum sepenuhnya memahami konten website tersebut. Waktu respon otak manusia untuk kesan pertama ini hanyalah 50 milidetik. Desain website memainkan peran signifikan akan hal ini, berhubungan dengan faktor-faktor di website Anda seperti struktur, warna, spasi, tingkat simetris, font, dan lain-lain.

Suatu tanda bahwa website Anda memiliki kesan pertama buruk di mata pengunjung adalah angka Bounce Rate. Anda dapat melihat angka persen ini menggunakan aplikasi analisa website seperti Google Analytics. Apabila angkanya terlalu tinggi (misalnya di atas 50%), maka bisa dipastikan bahwa website Anda tidak memiliki kesan pertama yang baik.

Secara sederhana, baik atau tidaknya desain website ditentukan oleh dua hal utama: visual complexity dan prototypicality. Visual complexity (kompleksitas visual) adalah tingkat kerumitan suatu desain website. Sementara itu, prototypicality adalah tingkat familiaritas pengguna terhadap desain berdasarkan bidang website tersebut. Kedua faktor ini sangat berhubungan satu sama lain. Riset membuktikan bahwa pengunjung lebih menyukai desain website yang sederhana dan familiar sesuai bidang yang bersangkutan. Perhatikan kedua hal ini untuk meningkatkan kesan pertama pengunjung website atau Anda akan merusak 50 milidetik yang berharga ini.

2. Website Anda Harus Menyajikan Informasi dengan Jelas, Sejak Halaman Pertama

Setelah kesan pertama yang menentukan, website Anda akan menemui rintangan kedua: apakah poin informasi utama website Anda sudah ditampilkan dengan jelas. Mungkin website Anda sudah berhasil melewati 50 milidetik pertama dan memberikan kesan yang baik bagi pengunjung, namun itu semua tidak akan ada gunanya apabila website Anda tidak menyajikan poin yang jelas sejak pengunjung pertama kali sampai di halaman landas. Ingat, pengunjung datang ke website Anda dengan tujuan. Tugas Anda di sini adalah mengantar mereka meraih tujuan di website Anda secepat mungkin. Apabila Anda dapat melakukannya, mereka akan lebih menyukai website Anda dan ini artinya Anda telah berhasil menghadirkan pengalaman positif bagi pengunjung. Namun, apabila Anda membuat mereka tersesat kebingungan di website Anda dan membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan yang mereka inginkan, besar kemungkinan mereka akan merasa tidak puas dan menghilangkan keinginan mereka untuk kembali.

Cara paling mudah dalam menghadirkan desain website yang menjual adalah dengan membuatnya tetap sederhana. Anda hanya perlu berfokus pada hal-hal yang penting saja dan mengabaikan berbagai macam hal lain yang sekiranya dapat mengalihkan perhatian pengunjung website Anda.

3. Hierarki Visual

Kami sering mendengar cerita seperti ini: seseorang yang dengan keras kepala membuat website bisnis secara asal-asalan dan kemudian meratapinya karena website tersebut memiliki tampilan berantakan, tidak nyaman dipandang, dan sama sekali tidak menghasilkan. Apakah Anda salah satunya? Dengan segala hormat, kami harap tidak.

Sebenarnya Anda tidak perlu khawatir mengenai desain website asal-asalan yang dapat membingungkan pengunjung. Anda hanya perlu mengingat suatu istilah yang familiar di kalangan web designer: hierarki visual. Istilah ini merujuk pada susunan konten yang diletakkan berurutan. Artinya, ada hal-hal yang perlu dimunculkan pada bagian pertama, kemudian kedua, ketiga, dan seterusnya. Tampilkan konten yang Anda anggap paling penting pada bagian teratas website Anda agar mudah dilihat oleh pengunjung. Setelahnya, barulah Anda dapat meletakkan konten yang memiliki prioritas kepentingan lebih rendah dibandingkan dengan yang pertama.

Hierarki visual yang baik dapat membuat pengunjung melakukan tindakan yang Anda inginkan di website Anda. Nah, jika misalnya Anda sedang membuat halaman pendaftaran, Anda dapat mulai dengan headline yang menarik. Kemudian, tambahkan teks ajakan untuk turut bergabung dengan layanan Anda – termasuk fitur serta keunggulan layanan yang Anda miliki – serta formulir pendaftaran lengkap dengan tombol kirimnya. Seluruh aspek ini harus Anda tampilkan secara berurutan dengan proporsi prioritas yang sesuai. Untuk membuatnya lebih menarik, Anda dapat menambahkan warna-warna dominan yang dapat menarik perhatian pengunjung untuk sekedar melihat atau bahkan melakukan tindakan. Tapi ingat, jangan terlalu berwarna-warni atau website Anda akan terlihat kurang elegan.

4. Konten yang Efektif

Menulis untuk konten website memiliki cara kerja dan nature yang berbeda dari menulis untuk surat kabar. Anda dituntut untuk lebih mengerti apa yang diinginkan oleh audiens dan kebiasaan browsing mereka. Cara penulisan untuk promosi dengan menggunakan paragraf yang panjang tidak akan berhasil. Anda perlu menambahkan gambar ilustrasi serta kata kunci yang di-bold agar poin utama tulisan Anda lebih diperhatikan.

Pilihan kata yang melebih-lebihkan juga tidak akan membuat konten Anda berhasil dengan baik. Usahakan pilihan kata sesederhana mungkin dan tidak bertele-tele. Intinya, raih perhatian mereka langsung menuju poin yang ingin Anda sampaikan.

Tak hanya teks isi konten saja, call-to-action website Anda juga harus terlihat profesional atau berorientasi bisnis. Ungkapan ajakan mendaftar seperti “Daftar Sekarang” jelas terdengar lebih profesional dan straight-forward dibandingkan “Lihat Lagi Di Sini” atau “Mulai Sekarang!”

———————————————————————–

Pada akhirnya, penilaian akhir terhadap desain website ada pada pengunjung website Anda. Penjualan yang meningkat secara signifikan dan angka Bounce Rate rendah bisa menjadi indikasi bahwa Anda memiliki desain website yang baik. Namun, saran kami, jangan terlalu cepat puas dengan hasil yang diraih dari website Anda. Selalu pantau dan optimasi secara berkala agar website tersebut terus bisa tampil optimal untuk meraih pelanggan baru. Apabila Anda menemui kesulitan untuk memutuskan update seperti apa yang perlu dilakukan, Anda dapat mencoba A/B testing. Setelah Anda tahu hasilnya, mulailah aplikasikan pilihan manapun yang terbaik menurut Anda.

Sumber : Link

Tags: , , , , ,


About the Author

adalah seorang Internet Marketer Indonesia yang berpengalaman sejak 2012. Bisnis yang dijalankan diantaranya Affiliate Marketing, PPC, E-commerse Toko Online, SEO, Web Training dan Product Creation. Selain itu juga sebagai pengusaha yang berkecimpung di Usaha Kuliner, Percetakan, Desain, Fotokopi, dan Fashion.



Back to Top ↑
  • Dapatkan Ebook GRATIS ! "RAHASIA SUKSES"


  • Join BeBOS Community
  • Pusatnya Panduan Sukses Para Pebisnis
  • toko buku online, buku panduan bisnis, buku bisnis pilihan
  • bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
  • Kategori